Pagi yang mendung membawa hawa dingin menusuk tulang
Sejenak ku terdiam di dalam selimutku yang hangat
Tetapi ku tersadar setelah ku dengar rintik-rintik tangisan langit
Segera ku basuh wajahku dan segarkan tubuhku
Harus segera ku rapikan pakaianku dan ku kenakan sepatuku
Tak peduli ada hujan yang menghadang
Aku akan mencoba menembusnya untuk sesuatu yang penting
Saat hujan mulai deras menerpa ragaku
Aku tetap berlari sekuat tenaga dengan hati yang cerah
Senyum ini tak pernah terlepas sejak semalam
Malam yang benar-benar indah bersama rembulan dan bintang-bintang yang berpijar samar-samar
Ku ingin terus seperti ini...
Kini ku kembali
Dapat ku lihat wajah yang selalu terbawa dalam mimpiku
Maafkan aku yang telah pergi begitu lama
Tapi kini aku telah pulang dan tak kan pergi lagi
Kau sambut aku dengan senyumanmu dan handuk tuk keringkan tubuhku
Selalu senyum itu yang dapat membuatku terbang melayang dalam bahagia
Sudah lelah ku menanti dan kini akhirnya aku dapat menatap mata beningmu
Terlalu banyak hari tanpa dirimu
Dan sekarang ku teriakkan perasaanku
Tak ada lagi hari tanpa hadirmu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar